Suara
Ceritamu sudah bisa jalan dan bicara. Sekarang ia terdengar — ada efek yang menyambut, suara yang menegaskan adegan, dan volume yang kamu atur sendiri.
Dua ide besar di bab ini
Rencana Bab 4
- Yang dibuat
- Cerita Bab 3 diberi suara: satu efek pembuka, satu efek kejutan, dan suara tokoh yang pas volumenya.
- Yang dipelajari
- Kategori suara, mainkan suara, atur volume, hentikan semua suara, dan urutan bunyi yang rapi.
- Paling lama
- Sekitar 70 menit. Boleh dicicil dua hari.
- Yang dibutuhkan
- Proyek cerita dari Bab 3, speaker atau headphone, dan buku catatan.
Klik 🚩 sekali. Ada efek suara pembuka, kucing bicara, ada efek “blup” saat bola muncul, dan semuanya berhenti rapi di akhir cerita — tanpa ada suara yang nyangkut.
Yang bakal kamu bisa setelah Bab 4
Satu blok, satu bunyi, langsung terdengar di panggung
Efek yang masuk akal dengan adegannya, bukan asal bunyi
Keras untuk efek penting, pelan untuk suara latar, dan bisa dibisukan
Kalau tidak ada bunyi, kamu tahu empat tempat yang harus dicek
Suara Pertama
Satu blok pink, dan kucingmu berhenti jadi film bisu.
Kenapa belum ada bunyi sama sekali?
Semua yang kamu buat selama tiga bab itu diam. Bukan karena Scratch-nya rusak, tapi karena belum satu pun blok suara dipasang. Scratch tidak menambah suara sendiri.
Blok suara warnanya pink — kategori paling bawah di daftar kiri. Banyak anak mencarinya di tampilan karena balon kata juga soal panggung. Bukan di sana.
Blok suara menempel di naskah seperti blok lain. Dia tidak muncul di panggung, dan tidak ada tombol “putar” terpisah.
Kartu Proyek — Suara Pertama
- Apa yang dibuat
- Kucing jalan, berhenti, lalu berbunyi “meow” satu kali.
- Kelihatannya
- Klik 🚩 → jalan tiga langkah → ada bunyi → balon kata.
- Batasnya
- Maksimal 6 blok. Satu bunyi saja, jangan tiga.
- Cara cek sendiri
- Kamu menutup mata sebentar dan tetap tahu kapan bunyinya muncul.
Langkah 1 — Cari kategorinya
Kenali warna dan tempatnya dulu.
Buka palet suara
Kategori pink di paling bawah.
- Klik suara di daftar kategori kiri.
- Perhatikan bentuk bloknya: persegi panjang dengan sudut membulat, bukan C.
- Lihat blok pertama:
mainkan suara (Meow) sampai selesai
.
Kalau palet pink kosong, berarti audio di komputer belum siap. Tunggu sebentar, lalu muat ulang halaman.
Langkah 2 — Tempel di naskah
Bunyi muncul setelah kucing berhenti.
Taruh di bawah ulangan
Satu blok, satu bunyi.
- Buka naskah Cerita 30 Detik dari Bab 3.
- Cari: suara → tarik
mainkan suara (Meow) sampai selesai
. - Letakkan di bawah blok ulangan, sejajar dengan blok bilang.
Kalau ditaruh di dalam ulangi (3), bunyinya muncul tiga kali berturut-turut dan terdengar seperti kucing panik.
Langkah 3 — Urutan yang enak
Bunyi dan balon kata jangan bertabrakan.
Geser urutannya
Bunyi dulu, kalimat kemudian.
- Pastikan urutannya: bunyi →
tunggu (0.3) detik
→ bilang. - Tarik blok
tunggu (0.5) detik
dari kategori kontrol dan selipkan di antara bunyi dan bilang. - Isi jedanya 0.3 saja — cukup untuk memberi napas.
ketika bendera hijau diklik ulangi (3) gerak (40) langkah mainkan suara (Meow) sampai selesai tunggu (0.3) detik katakan (Aku lapar!) selama (2) detik
Yang paling penting: bunyi ada setelah ulangan, dan ada jeda kecil sebelum tokoh bicara.
Suara Punya Waktu
Ada suara yang menahan cerita, ada yang tidak. Salah pilih, ceritamu macet.
Kenapa ada suara yang bikin cerita macet?
Blok suara ada dua keluarga. Yang pertama menahan naskah sampai bunyinya selesai — cocok untuk efek pendek seperti “meow” atau “pop”. Yang kedua tidak menahan — naskah langsung lanjut, bunyinya jalan di belakang. Keluarga kedua untuk suara yang panjang, seperti hujan atau angin.
Suara panjang hampir selalu pakai keluarga kedua. Kalau kamu salah pilih, ceritamu berhenti diam menunggu suara itu selesai — bisa sampai satu menit.
mainkan suara (X) sampai selesai= menahan. Pakai untuk bunyi pendek.
mulai suara (X)= tidak menahan. Pakai untuk suara panjang.
Langkah 1 — Nyalakan suara panjang
Suara latar masuk paling awal.
Satu blok di baris pertama
Suara jalan sambil cerita berjalan.
- Cari: suara → tarik
mulai suara (Rain)
. - Letakkan tepat di bawah blok
ketika bendera hijau diklik
, di atas ulangan. - Pilih suara yang tidak terlalu ramai — Rain, Wind, atau Ocean Wave cukup.
Langkah 2 — Turunkan suara latar
Suara latar di bawah, suara tokoh di atas.
Atur sebelum main
Suara latar 40, efek 100.
- Cari: suara → tarik
atur volume ke (100) %
. - Letakkan di atas blok
mulai suara (Rain)
. - Isi angkanya 40.
Blok volume berlaku untuk tokoh yang sedang kamu klik. Suara latar di tokoh kucing, volume di tokoh kucing juga. Kamu tidak sedang mengatur seluruh panggung.
Langkah 3 — Matikan di akhir
Cerita tamat, suara pun tamat.
Hentikan semua suara
Tidak ada suara yang nyangkut.
- Cari: suara → tarik
hentikan semua suara
. - Letakkan paling bawah, setelah kalimat terakhir.
- Klik 🚩 dan tunggu sampai balon kata terakhir hilang.
Kalau tombol 🚩 ditekan dua kali cepat-cepat, kadang dua suara latar jalan bersamaan. hentikan semua suara di awal naskah juga bisa jadi obatnya.
ketika bendera hijau diklik atur volume ke (40) % mulai suara (Dance Around) ulangi (3) gerak (40) langkah mainkan suara (Meow) sampai selesai katakan (Aku lapar!) selama (2) detik hentikan semua suara
Urutannya penting: volume dulu, baru suaranya dinyalakan.
Keras atau Pelan
Suara latar boleh ramai. Suara tokoh harus tetap kedengaran.
Begitu suara latar dinyalakan, kalimat kucingmu berubah jadi bisikan. Bukan karena bloknya salah — memang dua suara berebut tempat yang sama.
Solusinya satu angka: volume. Suara latar diturunkan, suara tokoh dibiarkan penuh.
Suara latar cukup 30. Suara tokoh 100. Beda jauh begini yang bikin kalimat tetap jelas walau panggungnya ramai.
Kartu Proyek — Volume yang Pas
- Apa yang dibuat
- Proyek yang sama, tapi suara latarnya dipelanin dan kalimat kucingnya terdengar jelas.
- Kelihatannya
- Klik 🚩 → suara latar mengalun, lalu kalimat tokoh tetap terbaca di telinga.
- Batasnya
- Maksimal 3 blok baru. Jangan menambah tokoh, jangan menambah latar.
- Cara cek sendiri
- Dengarkan sambil menutup mata. Kalau kalimatnya tidak jelas, volumenya belum pas.
Langkah 1 — Turunkan suara latar
Angka 30, bukan 100.
Atur volume sebelum main
Volume diatur sekali, di awal.
- Klik panggung (bukan tokoh), lalu cari: suara → tarik
atur volume ke (100) %
. - Letakkan di paling atas, sebelum blok
mulai suara (Rain)
. - Ganti angkanya jadi 30.
Kalau blok atur volume ditaruh setelah blok mulai suara, bunyinya sudah terlanjur keras. Urutannya penting.
Langkah 2 — Kalimat tetap jelas
Suara tokoh tidak ikut dipelanin.
Dua tokoh, dua volume
Volume menempel pada tokoh, bukan panggung.
- Klik tokoh kucing. Cari: suara → tarik
atur volume ke (100) %
. - Letakkan di bawah
ketika bendera hijau diklik
, di atas blok kalimat. - Biar aman, isi angkanya 100 — jangan dikosongi.
Volume yang kamu setel di panggung tidak mengubah volume tokoh. Dua tempat terpisah, dua angka terpisah.
Langkah 3 — Naikkan pelan-pelan
Perubahan mendadak terdengar kasar.
Volume naik pelan
Biar tidak mengagetkan.
- Cari: kontrol → tarik
ulangi (10)
. - Isi dengan:
ubah volume sebesar (7)
. - Klik 🚩. Volumenya beranjak naik sedikit demi sedikit.
ketika bendera hijau diklik atur volume ke (30) % mulai suara (Rain)
Untuk tokoh kucing: atur volume ke 100 di baris paling atas naskahnya.
Suara yang Berbeda
Satu kalimat yang sama bisa terdengar marah, takut, atau ngantuk.
Suara adalah akting
Aktor di film tidak cuma membaca naskah. Dia mengatur nada. Di Scratch, nada itu diatur oleh dua angka: pitch (tinggi-rendah) dan pan (kiri-kanan).
Pitch tinggi
Suara melengking. Cocok untuk anak kecil, kucing, atau tokoh yang panik.
Pitch rendah
Suara berat. Cocok untuk raksasa, ayah, atau tokoh yang sedang marah.
Pan kiri / kanan
Suara bergeser ke satu sisi. Bikin dua tokoh terasa berdiri berjauhan.
Pitch dan pan berlaku untuk suara berikutnya. Setel dulu, baru mainkan suaranya. Kalau dibalik, tidak ada yang berubah.
Kartu Proyek — Suara yang Berbeda
- Apa yang dibuat
- Satu tokoh dengan tiga versi suara: normal, melengking, dan berat.
- Kelihatannya
- Klik 🚩 → tiga suara berbeda keluar dari tokoh yang sama.
- Batasnya
- Maksimal 9 blok. Tiga kelompok, tiga blok tiap kelompok.
- Cara cek sendiri
- Tutup mata. Kalau kamu bisa menebak suasana hatinya, efeknya berhasil.
Langkah 1 — Suara melengking
Pitch dinaikkan sebelum suara diputar.
Naikkan pitch
Dulu setel, baru bunyikan.
- Cari: suara → tarik
atur efek (nada) ke (100)
. - Letakkan di atas
mainkan suara (Meow) sampai selesai
. - Ganti angkanya jadi 50 dulu — 100 terlalu melengking.
Kalau mainkan suara dijalankan lebih dulu, pitch-nya ketinggalan. Suaranya tetap biasa, padahal bloknya ada.
Langkah 2 — Balikkan jadi berat
Angka negatif membuat suara turun.
Pitch minus
Kembalikan dulu, baru turunkan.
- Duplikat blok
atur efek (nada) ke (50)
. - Ganti jadi -50. Tanda minus itu penting, jangan dihapus.
- Selipkan
mainkan suara (…) sampai selesai
setelahnya.
Langkah 3 — Geser kiri-kanan
Dua tokoh terasa berjauhan.
Pakai pan
-100 kiri, 100 kanan.
- Cari: suara → tarik
atur efek (pan) ke (-100)
. - Pasang di naskah tokoh pertama, sebelum suaranya.
- Di tokoh kedua, pakai 100.
ketika bendera hijau diklik atur efek (nada) ke (50) mainkan suara (Meow) sampai selesai atur efek (nada) ke (-50) mainkan suara (Meow) sampai selesai atur efek (nada) ke (0)
Baris terakhir mengembalikan pitch ke normal. Tanpa itu, suara berikutnya ikut berat.
Tutup Bab 4
Waktunya membuktikan bahwa suaramu enak didengar, bukan cuma berbunyi.
Uji sendiri, tanpa dibantu
Di bawah tidak ada langkah yang perlu dicari. Yang diuji cuma satu: apakah ceritamu punya suara yang tidak saling menutupi dan tokoh yang terdengar berbeda.
Klik tombol di atas, lalu semua penjelasan disembunyikan. Kerjakan langsung di Scratch. Kalau bingung, tekan Esc untuk melihat lagi.
Uji diri — Bab 4
Empat pekerjaan. Kerjakan di Scratch, bukan di halaman ini.
Daftar pekerjaan
- 1 · Suara latar
- Suara panjang jalan sendiri begitu 🚩 diklik, tanpa kamu klik panggung lagi.
- 2 · Volume
- Suara latar di angka 30, suara tokoh 100. Kalimat tetap jelas.
- 3 · Efek suara
- Dua tokoh punya pitch berbeda, dan pan mereka tidak bertumpuk di tengah.
- 4 · Tamat sendiri
- Suara berhenti rapi di akhir cerita — tidak ada suara yang tertinggal berbunyi.
Keempatnya berjalan dalam satu klik bendera. Kalau kamu harus menekan tombol berhenti di akhir, berarti ada yang belum rapi.
Lima soal, tanpa buka catatan
Jawab dulu semuanya, baru periksa. Nggak dinilai kok.
Blok mainkan suara ada di kategori…
Suara latar dipelanin di panggung, tapi kalimat tokoh ikut pelan. Artinya…
Pitch disetel setelah suara diputar. Hasilnya…
Supaya dua tokoh terdengar berjauhan, pan diisi…
Cerita selesai, tapi suaranya masih jalan terus. Blok yang kurang…
Yang kamu sudah bisa sekarang
🔊 Memasang suara
Suara yang jalan sendiri begitu bendera diklik, tanpa klik tambahan.
🎚️ Mengatur keseimbangan
Suara latar 30, tokoh 100. Dua tempat, dua angka, satu hasil yang jelas.
🎭 Berakting lewat suara
Pitch untuk suasana hati, pan untuk posisi. Dua angka, banyak wajah.
✋ Berhenti dengan rapi
Suara tidak tertinggal berbunyi setelah cerita tamat.
Kamu siap ke Bab 5 — Permainan. Ceritamu akan berubah jadi sesuatu yang bisa dimainkan: ada skor, ada menang, ada kalah.